English Version | Bahasa Indonesia

Pernikahan Agung GKR Bendara dengan KPH Yudanegara: Persiapan Telah Capai 80%

08 Oktober 2011 09:23


GKR Bendara dengan KPH Yudanegara

Yogyakarta, KerajaanNusantara.Com - Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dalam waktu dekat ini akan melangsungkan upacara pernikahan agung, antara puteri bungsu Sri Sultan Hamengkubuwono X, GKR Bendara dengan KPH Yudanegara. Disinggung tentang persiapan upacara tersebut, dalam konferensi pers yang berlangsung di Keraton Kilen pada (7/10), GKR Bendara menyatakan bahwa persiapan telah mencapai 80%.

GKR Bendara atau akrab disapa Jeng Reni menjelaskan bahwa persiapan tersebut meliputi penyebaran 2.000 undangan, kepanitiaan, renovasi tempat upacara, dan lain sebagainya. Di sisi lain, KPH Yudanegara menambahkan bahwa sebelum mengadakan konferensi pers hari ini, beliau telah meninjau lokasi resepsi pernikahan di Bangsal Kepatihan. Menurut beliau persiapan yang menyangkut tempat perhelatan resepsi hampir 100% selesai.

Selain persiapan tempat dan acara, pasangan ini juga mempersiapkan diri secara mental dan fisik. Secara fisik, sebagaimana dituturkan oleh Jeng Reni adalah memperhatikan pola makan, berolah raga, hingga luluran. Sedangkan KPH Yudanegara juga telah menjaga stamina dengan berolahraga, mempelajari sejarah Keraton Ngayogyakarta Hadinigrat, hingga belajar bahasa Jawa.  

Disinggung tentang rencana bulan madu, pasangan ini menyebutkan dua tempat sebagai tujuan bulan madu mereka, yaitu Lombok dan Bangka Belitung. Namun, keputusan untuk memilih satu dari kedua tempat tersebut belum mereka putuskan.

Ketika ditanya tentang momongan, pasangan ini sepakat untuk mempunyai dua anak, “Dua anak saja cukup. Sesuai program pemerintah”, demikian KPH Yudanegara menjawab. Sedangkan ketika disinggung tentang tempat tinggal, KPH Yudanegara yang telah bekerja di Jakarta menjawab bahwa mereka berdua akan tinggal di dua tempat, Jakarta dan Yogyakarta. Namun, tampaknya Yogyakarta adalah prioritas utama kediaman pasangan ini.  

Tata rias pasangan pengantin ini sepenuhnya akan ditangani oleh master tata rias Jawa, Tinuk Rifki, demikian disampaikan oleh Gusti Prabukusuma. Tinuk Rifki memang telah menjadi rujukan utama untuk urusan tata rias apabila ada pejabat tinggi negara yang mengadakan pernikahan. Belum lama ini, menantu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Anisa Pohan juga menggunakan jasa Tinuk Rifki untuk urusan tata rias pengantin. Sedangkan katering dalam resepsi di Bangsal Kepatihan akan ditangani sepenuhnya oleh Bale Raos.

Upacara Pernikahan Agung GKR Bendara dengan KPH Yudanegara akan digelar selama 4 hari 4 malam, mulai 16-19 Oktober 2011. Pada 16 Oktober 2011 digelar upacara untuk temanten pria, salah satunya adalah nyantri di Bangsal Kasatriyan. Sedangkan temanten putri juga melangsungkan prosesi plangkahan dan ngabekten. Pada 17 Oktober 2011 diadakan upacara siraman, bagi temanten pria di Gedong Pompa, sedangkan putri di Bangsal Sekar Kedaton. Disusul kemudian dengan upacara tantingan dan midodareni pada malam harinya. Sedangkan pada 18 Oktober 2011 digelar prosesi ijab qobul di Masjid Panepen, kirab dari Keraton menuju Bangsal Kepatihan dan resepsi pernikahan. Upacara terakhir dihelat pada 19 Oktober 2011, yaitu upacara pamitan kedua temanten kepada Sri Sultan HB X.

Tunggul Tauladan/03/10-2011

Sumber Foto: Koleksi www.kerajaannusantara.com


Dibaca : 3625 kali
« Beranda kerajaan

Share

Form Komentar