English Version | Bahasa Indonesia

Alat Musik

Gamelan

Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat memiliki 18 perangkat gamelan yang dikategorikan sebagai pusaka Kesultanan, antara lain:

1. Gamelan Monggang yang disebut Kanjeng Kyai Guntur Laut

Gamelan ini merupakan warisan turun-temurun yang berasal dari Kerajaan Majapa­hit kemudian diwariskan ke Kesultanan Demak, Pajang, Mataram Islam, dan akhir­nya dimiliki oleh Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.

2. Gamelan Kodhok Ngorek yang disebut Kanjeng Kyai Keboganggang

3. Gamelan Sekati yang terdiri dari Kanjeng Kyai Gunturmadu dan Kanjeng Kyai Nagawilaga. Kedua perangkat gamelan ini dibuat pada masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono I. Pada setiap upacara Sekaten, Gamelan Sekati dibawa keluar dari keraton dan ditempatkan di Pagongan (halaman depan Masjid Gedhe Kauman) untuk ditabuh mulai tanggal 6-11 pada bulan Mulud atau seminggu menjelang ber­akhirnya perayaan upacara Sekaten berakhir.

Selain perangkat gamelan di atas, Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat juga mempunyai perangkat gamelan lainnya, yaitu: Kanjeng Kyai Surak, Kanjeng Kyai Kancil Belik, Kanjeng Kyai Guntursari, dan Kanjeng Kyai Bremana.

Catatan: Monggang dan Kodhok Ngorek adalah nama gendhing atau lagu Jawa. Gen­dhing Monggang misalnya merupakan gendhing pengiring kematian Sultan yang hanya bisa dimainkan oleh Gamelan Kanjeng Kyai Guntur Laut.



Dibaca : 2996 kali
« Kembali ke Koleksi

Share

Form Komentar