English Version | Bahasa Indonesia

Gelar Kebangsawanan (Kerabat/Keturunan)



Dalam lingkungan Kesultanan Serdang, terdapat berbagai ragam sapaan dan panggilan yang terdiri dari berbagai-bagai golongan kata, yang dalam hal ini termasuk gelar kerajaan, gelar adat (warisan), dan kata ganti diri. Penggolongan ini berdasarkan penggolongan kata sapaan dalam masyarakat. Kata sapaan dalam gelar kerajaan, gelar adat, dan kata ganti diri ialah kata sapaan yang digunakan untuk menyapa seseorang yang dikaitkan peranannya di dalam lembaga tersebut, atau suasana yang melatarbelakangi sesuatu peristiwa dalam berkomunikasi. Pemakaian gelar kebangsawanan dalam lingkungan Kesultanan Serdang mengalami perkembangan dari waktu ke waktu, seiring dengan perubahan iklim politik dan pemerintahan.

Gelar kebangsawanan yang digunakan pada masa kesultanan adalah sebagai berikut:

  • Raja yang berkuasa bergelar Sultan dengan sapaan Duli Yang Maha Mulia. (D.Y.M.M).
  • Menteri Utama bergelar Perdana Menteri dengan sapaan Yang Teramat Mulia (Y.T.M).
  • Penanggungjawab keuangan kesultanan bergelar Bendahara dengan sapaan Yang Teramat Mulia (Y.T.M).
  • Putra Raja bergelar Putra Mahkota dengan sapaan Duli Yang Amat Mulia (D.Y.A.M).
  • Raja Kecil bergelar Datuk dengan sapaan Yang Dimuliakan (Y.D.).
  • Jaksa (merangkap Kepala Polisi) bergelar Temenggung dengan sapaan Yang Mulia (Y.M).
  • Kepala Militer (angkatan laut dan darat) bergelar Laksamana dengan sapaan Yang Mulia (Y.M).
  • Kepala pelabuhan dan perdagangan bergelar Syahbandar dengan sapaan Yang Mulia (Y.M).
  • Kepala Agama bergelar Mufti   dengan sapaan Yang Mulia (Y.M).

Gelar kesultanan dan sapaan kebangsawanan yang masih berlaku hingga saat ini adalah sebagai berikut:

  • Tengku, gelar ini berhak digunakan oleh putra-putri dari Sultan dan keturunannya dari laki-laki yaitu apabila ayahnya memakai nama Tengku maka anak-anaknya secara langsung berhak memakai gelar tersebut. Gelar, derajat, atau nama Tengku dipandang menjadi suatu gelar kebangsawanan yang mengambil nasab turunan dari ayah.
  • Raja, gelar ini berhak digunakan oleh yang berketurunan dari negeri lain, bukan berasal dari keturunan Sultan. Misalnya, seperti penguasa dari negeri lain apabila kawin dengan seorang wanita dari keturunan Tengku, maka anak dari perkawinan itu berhak memakai nama Raja.
  • Wan atau Megat, gelar ini berhak digunakan oleh anak yang lahir dari perkawinan antara lelaki biasa dengan wanita keturunan Tengku, dan turun-temurunnya mengambil nasab dari ayah.
  • Datuk, gelar ini berhak digunakan oleh para kepala daerah taklukan (urung). Keturunan laki-laki dari Datuk juga mempunyai hak menyandang gelar Datuk.
  •  Aja, gelar ini berhak digunakan oleh anak perempuan Datuk.
  • Orang Kaya, gelar ini berhak digunakan oleh orang yang diberi gelar oleh Raja dan anak Datuk.

Berikut ini adalah Gelar Adat Bangsawan Kesultanan Serdang yang diberikan kepada Kerabat Kesultanan Serdang. Gelar-gelar tersebut adalah:

  1. Tengku Faisal gelar Pangeran Muda Mangkubumi.
  2. Tengku Ismaruddin Sharick gelar Pangeran Muda Sri Indera.
  3. Tengku Fairus Shafick gelar Pangeran Muda Merangu Diraja.
  4. Tengku Aizansyah gelar Pangeran Muda Indera Perkasa.
  5. Dr. Tengku Syariful Anwar gelar Pangeran Muda Indera Mahkota.
  6. Tengku Ryo Riezqan, SE. gelar Tengku Merdangga Diraja.
  7. Tengku Lidya gelar Tengku Puan Kesuma Dewi.
  8. Prof. Tengku Silvana Sina, MA., Ph.D. gelar Tengku Puan Prameswari.
  9. Tengku Fazila Agustina gelar Tengku Puan Sekar Diraja.
  10. Tengku Eliza Norhan Sinar gelar Tengku Puan Cendera Kirana.
  11. Tengku Haniza gelar Tengku Puan Sri Danta.
  12. Dra. Tengku Thyrhaya Zein, MA. gelar Tengku Puan Cendera Dewi.
  13. Dra. Tengku Melfira gelar Tengku Puan Gemala Indera.
  14. Tengku Mira Rozanna Sinar, S.Sos. gelar Tengku Puan Puteri Bongsu.
  15. Encik Hj. Dahlia gelar Encik Puan Muda Perwara.

Berikut ini adalah Gelar Adat Bangsawan Kesultanan Serdang yang diberikan kepada Orang Besar/Wazir/ Kepala Luhak Kesultanan Negeri Serdang. Gelar-gelar tersebut adalah:

  1. Tengku Basyaruddin Shouckry gelar Raja Muda Indera Diraja.
  2. Tengku Omar Saddick gelar Temenggong Mangkunegara.
  3. Tengku Haris Abdullah gelar Tengku Laksemana Bija Wangsa
  4. Tengku Hermansyah, AMP. gelar Tengku Sri Maharaja Luhak Ramunia.
  5. O.K. Syahrial Ajil gelar Datuk Maha Menteri Luhak Araskabu.
  6. O.K. Habibullah gelar Datuk Paduka Raja Luhak Batangkuis.
  7. O.K. Khaidar Aswan, SE. gelar Datuk Paduka Raja/Timbalan Datuk Luhak/Wazir Batang Kuis.
  8. Prof. Dr. O.K. Subhilhar gelar Datuk Pakerma Raja Luhak Tanjung Morawa.
  9. Tengku Tifka Zulfikar gelar Pangeran Negeri Perbaungan.
  10. Tengku Haji Azhar gelar Kejeruan Santun Setia Raja Negeri Serbajadi.
  11. O.K. Ibnu Hajar gelar Datuk Setia Maharaja Negeri Denai.
  12. H. Wan Azmansyah Baros gelar Kejeruan Sri Diraja Negeri Senembah Tj. Muda.
  13. Tuan Lukman Silangit gelar Datuk Sura Diraja Wakil Batak Timur.
  14. Tuan Mansyur Tarigan gelar Datuk Setia Amar Diraja Wakil Serdang Hulu.
  15. Tuan Sayuti AS gelar Datuk Godang Setia Pahlawan Luhak Pantai Cermin.
  16. H. Wan Adham Nuch gelar Datuk Katibul Asrar Amar Diraja.
  17. Tengku Sjahruwardi gelar Bentara Sri Setia Amar Diraja.
  18. Tuan Azizul Kholis, SE., M.Si. gelar Datuk Bentara Setia Indera.
  19. Tuan Nazwir Sulong gelar Datuk Bentara Kiri Diraja.

Berikut ini adalah Gelar Adat Bangsawan Kesultanan Serdang yang diberikan kepada Pengulu Adat Kesultanan Serdang. Gelar-gelar tersebut adalah:

  1. O.K. Syafaruddin gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Araskabu Kecamatan Beringin.
  2. Tuan H.M. Boelian Dachban gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Pekan Sei. Rampah Kec. Sei Rampah.
  3. Tuan Samsul Bahri gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Sennah Kecamatan Pegajahan.
  4. Tuan Mansyur UH. gelar gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Pekan Sialang Kecamatan Teluk Mengkudu.
  5. Tuan H. Abbas Somad, SMHK. gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Lubuk Pakam III Kecamatan Lubuk Pakam.
  6. Tuan Ir. Tengku Syaiful gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Pulau Gambar Kecamatan Serbajadi.
  7. Tuan Zaibir Ibra gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Pekan Bandar Khalifah Kecamatan Bandar Khalifah.
  8. Tuan Drs. Zainuddin gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Sei. Bamban.
  9. O.K. Bahruddin gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Kota Pari Kecamatan Pantai Cermin.
  10. Tuan Ibnu Hafas gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Pekan Tg. Beringin Kecamatan Tg. Beringin.
  11. O.K. Kamiluddin gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Pon Kecamatan Sungai Bamban.
  12. Tuan Hidayat Ong gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa VIII, Kecamatan Pagar Merbau.
  13. Tuan H. Rahmatsyah gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Pekan Percut Kecamatan Percut Sei. Tuan.
  14. Tuan Kiyai H. Sulaiman Sembiring gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Telun Kenas Kecamatan Telun Kenas.
  15. Tuan Drs. Syaiful Anwar gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Pekan Tg. Morawa Kecamatan Tg. Morawa.
  16. Tuan Rudi Faliskan gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Batu Bedimbar, Kecamatan Tg. Morawa.
  17. Tuan Anwaruddin Ulfa gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Batang Kuis Pekan Batang Kuis.
  18. Tuan Syaiful Azhar gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Pekan Galang Kecamatan Galang.
  19. Tuan Haminson gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Paloh Sibaji Kecamatan Pantai Labu.
  20. Tuan Syarifuddin IX gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Pekan Perbaungan.
  21. Tuan Syarifuddin Nong gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Lubuk Pakam-II.
  22. Wan Herman gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Setaman Jernih–Perbaungan.
  23. Tuan Akhiruddin Sauti gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Simpang Tiga Perbaungan.
  24. Tuan Muhammad Sum gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Pantai Cermin Kiri.
  25. Tuan Jubardin gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Besar-II Terjun Kecamatan Pantai Cermin.
  26. Tuan Ir. Fakhrul Rozi gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Desa Sahmat Lubuk Pakam.
  27. H. O.K. Hasanuddin gelar Pengulu Adat Kesultanan Negeri Serdang Kampung Besar Serdang Kecamatan Beringin.



Dibaca : 13740 kali
« Kembali ke Gelar Kerajaan / Kesultanan

Share

Form Komentar