English Version | Bahasa Indonesia

Senjata Pusaka

Koleksi senjata pusaka yang dimiliki Kerajaan Mempawah berjumlah ratusan pusaka, namun tidak semua pusaka tersebut dapat diakses secara bebas. Hanya pusaka-pusaka tertentu saja yang bisa dilihat oleh orang awam. Selebihnya, beberapa koleksi disimpan di tempat yang dirahasiakan dan hanya bisa dilihat dan diketahui oleh orang-orang tertentu, khususnya Raja Mempawah.

Beberapa koleksi senjata pusaka yang bisa dilihat oleh orang awam biasanya dipamerkan di Istana Amantubillah, “dimandikan”, atau diarak keliling dalam salah satu acara pada prosesi robo-robo. Koleksi pusak tersebut antara lain: Keris dan Tombak Opu Daeng Manambon, Keris Daeng Mataku, Tongkat Ratu Mas, Tombak Tan Kafie, Tombak San Po Kong yang dipakai Panglima Lau Tai Pha, Keris Syeh Yusuf, Mandau Panglima Ungie, Mandau Panglima Idikonyan, Pedang Pagar Ruyung, Pedang Ranggalawe, Pedang Pakubuono V, Pedang Samber Nyowo, sepasang tombak bernama Tombak Lancar, sepasang pedang bernama Pedang Mugul dan Sterling, sebilah keris yang bernama Keris Tanjung Lada, dan 3 buah meriam pusaka yang diberi nama Sigonda, Raden Mas, dan Maryam. Meriam Sigonda merupakan simbol laki-laki yang dipercaya berasal dari Kerajaan Majapahit di Jawa. Meriam Raden Mas adalah simbol perempuan yang dipercaya berasal dari Bugis. Sedangkan Maryam menjadi meriam yang disimbolkan sebagai anak dari Sigonda dan Raden Mas.

Dibaca : 2834 kali
« Kembali ke Koleksi

Share

Form Komentar