English Version | Bahasa Indonesia

Ritual Pembersihan Pusaka Kerajaan Mempawah

February 04, 2011 13:07


Mempawah, KerajaanNusantara.comBertempat di Istana Amantubillah pada (31/1) dihelat ritual pembersihan pusaka Kerjaan Mempawah. Suasana sakral langsung terasa ketika ritual ini digelar. Ritual pembersihan pusaka merupakan salah satu prosesi dari rangkaian acara Robo-robo.

Sebelum ritual dimulai, seorang bangsawan Kerajaan Amantubillah bernama Gusti Ulyanto, memimpin upacara dengan berdoa kepada para leluhur yang disusul dengan doa memohon keselamatan. Dalam kesempatan ini, Pangeran Ratu Mulawangsa hadir dengan diiringi oleh beberapa tamu undangan, seperti: bangsawan Kesultanan Kutai Kartanegara dan Pemangku Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu, Mahyudin Al Mudra SH. MM.


Ritual  pembersihan pusaka Kerajaan Mempawah bertujuan untuk membersihkan senjata pusaka dari karat yang bisa merusak senjata pusaka tersebut. Sedangkan bahan-bahan yang dipakai dalam ritual ini, antar lain: jeruk limau, jeruk purut, air mawar, bunga tujuh rupa, dan minyak wangi non alkohol.

Berbagai pusaka yang dibersihkan pada ritual kali ini antara lain: Keris Tanjung Lada, Meriam Sigonda, Meriam Raden Mas, dan Meriam Maryam. Selain itu juga dibersihkan beberapa tombak dan pedang. Sebelum membersihkan pusaka, para pelaku pembersihan pusaka terlebih dahulu harus berpuasa. Pembersihan pusaka biasanya dilakukan 2-3 orang. Orang-orang inilah yang bertugas untuk merawat benda-benda pusaka Kerajaan Mempawah yang telah berusia ratusan tahun.

Dalam ritual ini juga diiringi oleh musik Gamelan Senenan yang merupakan produk akulturasi budaya Jawa, Melayu, dan Bugis.

(Tunggul Tauladan/02/01-2011)

Foto: Fajar Kliwon


Read : 710 time(s)
« Kingdom home

Share

Comment Form